Biaya Bangun Ruko 3 Lantai 2025: Apa yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Memulai?
Membangun ruko 3 lantai adalah salah satu keputusan besar yang pernah saya buat. Kalau dipikir-pikir, ini hampir seperti mengatur pernikahan: mahal, rumit, dan kalau salah perhitungan bisa bikin sakit kepala lama. Waktu saya mulai proyek ini, saya kira sudah tahu segalanya. Ternyata, saya salah besar. Semoga pengalaman saya ini bisa membantu Anda menghindari kesalahan yang sama.
Waktu saya pertama kali mencari tahu soal biaya, saya cuma fokus ke estimasi kasar. Misalnya, banyak artikel bilang harga per meter persegi untuk bangunan standar ruko itu sekitar Rp4 juta hingga Rp6 juta per meter persegi. Jadi, saya hitung luas bangunan sekitar 300 meter persegi (100 m² per lantai), tinggal kalikan saja, kan? Nope, ternyata enggak semudah itu.
Angka kasar ini hanya mencakup biaya struktur utama—dinding, lantai, dan atap. Tapi, waktu kontraktor kasih detail, saya baru sadar ada banyak komponen lain seperti instalasi listrik, finishing, bahkan biaya tambahan untuk pondasi kalau tanahnya enggak stabil. Oh, dan jangan lupa: harga material 2025 ini udah naik dari tahun-tahun sebelumnya.
Ini pelajaran pertama (dan paling mahal) yang saya dapat: jangan sepelekan pondasi. Lokasi proyek saya ternyata punya tanah yang agak lembek. Jadi, pondasi yang tadinya saya rencanakan pakai tipe dangkal harus di-upgrade jadi pondasi tiang pancang. Biaya naik hampir dua kali lipat.
Jadi, saran saya: sebelum memulai, pastikan Anda melakukan soil test. Ini mungkin menghabiskan biaya tambahan Rp5 juta hingga Rp10 juta, tapi percayalah, hasilnya bisa bikin anggaran Anda jauh lebih akurat.
Waktu itu saya sempat tergoda beli bahan bangunan dari supplier yang kasih harga lebih murah. Tapi ada harga, ada rupa. Salah satu kesalahan terbesar saya adalah beli bata ringan murah yang ternyata gampang retak. Akhirnya, saya harus keluarkan uang ekstra buat mengganti sebagian tembok yang baru selesai dibangun.
Kalau saya boleh kasih saran, pilih material dengan kualitas baik meskipun sedikit lebih mahal. Sebagai contoh, keramik lantai dengan harga Rp120.000 per m² mungkin terlihat lebih mahal dibanding yang Rp80.000 per m². Tapi daya tahannya bisa menghemat biaya perbaikan jangka panjang.
Nah, ini dia bagian yang bikin kaget: finishing itu mahal banget. Saya pikir biaya terbesar ada di struktur. Ternyata, finishing seperti cat, lantai, plafon, dan jendela justru menyerap sekitar 30%-40% dari total biaya pembangunan.
Waktu itu, saya agak gegabah pilih pintu kaca otomatis untuk lantai satu. Mahal banget! Kalau sekarang, saya mungkin akan pilih pintu kaca biasa dengan kualitas bagus tapi lebih ramah di kantong.
Yang ini saya hampir lupa waktu awal. Untuk membangun ruko, Anda butuh Izin Mendirikan Bangunan (IMB)—atau sekarang disebut PBG (Persetujuan Bangunan Gedung). Biayanya bisa bervariasi tergantung daerah, tapi di kota besar biasanya sekitar Rp50.000 hingga Rp100.000 per meter persegi.
Jadi, kalau ruko Anda total luasnya 300 m², siap-siap keluar uang sekitar Rp15 juta untuk perizinan saja. Tambah lagi biaya pajak kalau tanahnya baru dibeli.
Ini klise, tapi benar: murah belum tentu baik. Waktu itu, saya sempat hampir pakai kontraktor yang kasih penawaran 15% lebih murah dari rata-rata. Untungnya, sebelum tanda tangan kontrak, saya cek portofolionya lagi dan ternyata mereka punya reputasi buruk soal pengerjaan molor.
Pilih kontraktor yang transparan dan mau kasih detail anggaran. Pastikan juga ada kontrak tertulis soal tenggat waktu dan spesifikasi material.
Saya kira anggaran awal saya sudah cukup. Tapi, kenyataannya, biaya sering melonjak karena perubahan kecil yang enggak terduga. Misalnya, tambahan lampu di tangga atau perubahan desain interior supaya lebih menarik untuk penyewa. Jadi, sekarang saya selalu tambahkan cadangan 10%-20% dari total biaya awal.
Total estimasi biaya: Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar (tergantung lokasi dan material).
Membangun ruko 3 lantai memang enggak gampang, tapi kalau perencanaan Anda matang, hasilnya bisa sangat memuaskan. Jangan lupa, ini investasi jangka panjang, jadi pikirkan baik-baik setiap keputusan yang Anda ambil!
Designed with WordPress